Kucing Mendengkur? ini Penyebabnya..

Kucing mendengkur? sering mendangarkannya saat tertidur? kucing memang menjadi salah satu hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Tingkah lucunya bisa membuat kamu heran bahkan sampai geleng-geleng kepala.

Kucing sangat suka bermain dan tingkahnya juga menggemaskan. Anabul juga pasti sering menemukan aksi unik yang sering dilakukan oleh hewan berbulu tersebut.

Bagi yang memelihara pasti paham bahwa hewan berbulu lembut ini, memiliki kebiasaan mendengkur meskipun tidak sedang tidur.

Untuk yang baru memelihara anabul, mungkin sering dibuat bingung dengan perilaku ini.

Orang yang sudah cukup lama memelihara pasti mengaitkan dengkuran anabul dengan kebahagiaan. Sebenarnya mengapa bisa mendengkur itu tidaklah sesederhana itu. Mendengkur berasal dari sinyal otak anabul dan kemudian menuju ke otot laring atau kotak suara.

Otot-otot ini mengencang dan mengendur dengan cepat saat kucing menghirup dan menghembuskan napas, dan itulah yang membuat getaran baik seperti mendengkur. Penyebab mengapa kucing mendengkur sebenarnya ada beragam, berikut penjelasannya dilansir Prrs&Wags dan Advantage Petcare.

1. Lapar

Kapan Harus Memberi Makan Kucing? Ini Penjelasannya

Beberapa kucing peliharaan mendengkur pada sekitar waktu makan. Mendengkur pada waktu ini memiliki ciri khas dan terdengar tidak menyenangkan. Dengkuran ini menandakan sebagai permintaan.

Dalam Library of Congress, kucing menggunakan suara mendengkur ini sebagai alat manipulasi untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Salah satunya untuk bisa dapat makanan.

2. Berperan sama seperti tersenyum

Jual kucing kampung senyum manja di Lapak Tri Haryo Nugroho | Bukalapak

Pada kucing, mendengkur sama halnya saat senyum yang menampakan kebahagiaan dan kesejahteraan. Ini mendorong interaksi sosial dengan menciptakan suasana yang terbuka dan penuh kepercayaan serta menciptakan kehangatan dan suasana hati yang baik untuk anabul maupun manusia.

Ketika mereka dibelai, ketika tidur di tempat tidur pemiliknya, ketika diberi makan, atau ketika bertemu anabul lain pun bisa juga mendengkur. Dengan kata lain, ketika anabul merasa puas dan merupakan indikasi kebahagiaan.

 

3. Untuk membangun ikatan

Cara Merawat Anak Kucing | KucingLovers

Anabul dapat mendengkur hampir seketika, saat lahir mereka dalam keadaan buta dan tuli, induknya yang mendengkur itulah yang dirasakan anak kucing untuk mencari makanan dan kehangatan. Selain itu, dengkuran oleh induk anabul juga digunakan sebagai lagu pengantar tidur untuk anak-anaknya.

4. Untuk menenangkan diri

Kucing mendengkur pada saat-saat relaksasi yang ekstrem, mendengkur pada saat stres atau merasakan sakit yang hebat, seperti saat mengunjungi dokter hewan dan bahkan saat melahirkan.

Singkatnya, dapat dikatakan mendengkur untuk menenangkan diri, artinya mereka melakukannya dalam situasi stres atau menyakitkan. Dengkuran frekuensi rendah membantu mereka meredakan pernapasan dan menenangkan ketegangan.

5. Membantu penyembuhan

Mendengkur tidak hanya menenangkan kucing. Para ilmuwan juga percaya bahwa getaran dari dengkuran dapat meredakan pernapasan, mengurangi pembengkakan, dan bahkan menyembuhkan tulang.

Dengkuran kucing memiliki frekuensi antara 25 dan 150 hertz. Menurut Scientific American, frekuensi suara dalam kisaran ini dapat meningkatkan kepadatan tulang dan membantu memperbaiki tendon. Ini mungkin juga menjelaskan mengapa anabul cenderung lebih cepat pulih daripada anjing setelah operasi dan menderita komplikasi yang lebih sedikit.

Ternyata, mendengkur bukan sekadar kebiasaan tapi juga memiliki beragam manfaat. Meskipun hanya mendengkur pada saat saat tertentu. Untuk memancing mendengkur, caranya adalah dengan membelainya, memberinya makanan favorit, atau menaruhnya di tempat yang nyaman.

BACA JUGA: CARA MENGENAL KUCING LEBIH DALAM

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *