Pabrik Tesla di Jerman Terkendala Pada Izin Operasi

Elon Musk merupakan CEO dari Tesla Inc, mengeluhkan dengan proses diskusi yang dikeluarkan pada Selasa 2 November untuk masyarakat di Jerman untuk mengatakan berkeberatan pada pabrik besar yang dia bangun di dekat Berlin.

Proses itu, yang diulang karena kekuatiran pertama kalinya tidak sesuai ketentuan, sebagai kendala dalam gagasan Tesla untuk mengawali produksi mobil listrik bulan ini di pabrik mereka, di Jerman. Pabrik mobil dan accu tersebut menanti kesepakatan kewenangan di tempat. Diskusi berjalan sampai 22 November.

Pabrik Tesla

Cuitan Twitter dari salah satu orang kaya ini “Huh” menanggapi dari konten yang dipublikasi. Kemudian Elon Musk menambahkan tweet tambahannya “Apa yang mereka lakukan tidak benar.”

Dalam perjuangannya sepanjang 2 tahun untuk jalankan produksi di lokasi itu, Musk sudah mengatakan kekecewaannya pada undang-undang dan proses ijin di Jerman, dengan argumen syarat rencana yang sulit berlawanan dengan urgensi yang dibutuhkan untuk melawan peralihan cuaca.

Produksi Mobil Listrik di Pabrik Tesla

Padahal rencana dari Elon Musk ini, memproduksi Model Y di jerman bisa dimulai akhir tahun ini. Dia optimis, Tesla ini mampu memproduksi mobil listrik 5000-10.000 unit sampai akhir 2022. Namun sampai saat ini masih terkendala dalam peraturan dari pemerintah daerah jerman.  Sementara itu, melansir dari Trenoto bahwa bahwa pabrik Tesla di Gigafactory Berlin, pembuatan 1 unit bodi bisa dilakukan dalam waktu 45 detik. Artinya bisa membuat 80 unit per jam, 1.920 unit per hari, 13.440 minggu atau 57.600 per bulan. Elon Musk untuk pertama kalinya umumkan gagasan pembangunan pabrik Tesla di Jerman pada 2019. Pabrik yang dikatakannya sebagai ‘mesin yang menghasilkan mesin’ ini ditarget sanggup menghasilkan 500.000 unit setiap tahun dan mengaryakan 12.000 karyawan di pabrik itu.

Pabrik Tesla Akan Memproduksi Model Y

Sementara itu, Tesla Inc. mengalihkan kantor pusatnya dari Palo Alto, California, ke Austin, Texas. Tesla mengutarakan perpindahan itu dipacu ongkos perumahan di Palo Alto yang termasuk mahal hingga pegawai Tesla kesusahan untuk mempunyai rumah. Merilis situs Autoblog ini hari, Sabtu, 9 Oktober 2021, walau kantor pusat Tesla telah berpindah ke Texas, tetapi Tesla menjelaskan tidak seutuhnya tinggalkan California. CEO Tesla Elon Musk menjelaskan perusahaan akan meluaskan pabrik di Fremont, California. Pabrik itu tempat produksi mobil listrik Tesla Mode S dan Tesla Mode X. Peluasan pabrik Tesla ini diharap bisa tingkatkan kemampuan produksi sampai 50 %.

 

Baca Juga: Pendiri Telegram Mengkritik Aplikasi Netflix

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *